Thursday, November 14, 2013

ASSET TETAP DAN SUMBER DAYA ALAM

Asset tetap memiliki periode masa manfaat yang diharapkan lebih dari satu periode. Asset ini diperoleh untuk digunakan dalam aktivitas operasi dan bukan untuk dijual pada aktivitas usaha biasa. Nilai potensi jasa yang dimiliki akan berkurang karena digunakan, asset ini biasanya merupakan asset operasi yang terbesar.
 
Menilai Asset Tetap Dan Sumber Daya Alam

Menilai Property, Pabrik, Dan Peralatan
Prinsip biaya historis digunakan saat menilai property, pabrik, dan peralatan. Penilaian historis mengharuskan suatu perusahaan pertama kali mencatat asset sebesar harga belinya. Biaya ini mencakup beban apapun yang diperlukan agar asset tersebut berada dalam lokasi dan kondisi siap digunakan atau siap memberikan jasa. Alas an digunakannya harga historis karena objektivitasnya.

Menilai Sumber Daya Alam
SDA disebut juga wasting asset merupakan hak untuk mengambil atau mengonsumsi sumber daya alam. Perusahaan melaporkan SDA sebesar biaya historis ditambah dengan biaya pencarian, eksplorasi, dan pengembangan. Juga sering kali terdapat biaya yang cukup tinggi untuk menemukan SDA yang dikapitalisasi dalam neraca, biaya ini langsung dibebankan saat SDA tersebut dipindahkan, dikonsumsi, atau dijual.

Penyusutan
Prinsip dasar penentuan laba adalah laba yang mendapatkan manfaat dari penggunaan asset jangka panjang, harus menanggung bagian proporsional dari biaya asset tersebut. Penyusutan merupakan alokasi biaya bangunan dan peralatan sepanjang masa manfaat.

Tingkat Penyusutan
Tingkat penyusutan bergantung pada dua factor: masa manfaat dan metode alokasi
Masa manfaat. Umur manfaat asset sangat beragam. Asumsi yang terkait masa manfaat asset dibuat berdasarkan kondisi ekonomi, pemahaman teknik, pengalaman, dan informasi mengenai fisik dan sifat produktif suatu asset.
Metode alokasi. Ketika masa manfaat asset ditetapkan, beban penyusutan periodic dihitung berdasarkan metode alokasi. Keragaman penyusutan secara signifikan disebabkan oleh metode yang dipilih.
·      Garis lurus. Metode ini mengalokasi biaya asset pada masa manfaat berdasarkan beban periodic yang sama. Alas an penyusutan garis lurus adalah asumsi bahwa kerusakan fisik terjadi seragam sepanjang waktu.
·      Dipercepat. Metode ini mengalokasi biaya asset sepanjang masa manfaat dengan pola yang semakin menurun. Penggunaan metode ini didukung oleh penerimaan oleh Internal Revenue Code. Daya penarik metode ini untuk tujuan pajak adalah percepatan alokasi biaya dan berikut penangguhan laba kena pajak. Konsep yang mendukung metode dipercepat adalah pandangan bahwa beban penyusutan yang semakin kecil sepanjang waktu adalah kompensasi atas  (1) peningkatan biaya perbaikan dan perawatan. (2) penurunan pendapatan dan efisiensi operasi, dan (3)peningkatan ketidakpastian pendapatan atas asset berumur di masa depan. Dua metode dipercepat yang paling umum adalah salo menurun dan angka tahun. Metode saldo menurun mengenakan tariff tetap terhadap saldo akun yang semakin turun. Metode jumlah angka tahun menetapkan bagian biaya asset dikurangi sisa nilai yang semakin kecil.
·         Khusus. Metode ini ditentukan pada industry tertentu seperti baja dan mesin berat. Persamaan metode ini adalah dikaitkannya beban penyusutan pada aktivitas atau intensitas penggunaan asset.
      Deplesi
Deplesi merupakan alokasi biaya sumber daya alam berdasarkan tingkat pemungutan atau produksi. Perbedaan penyusutan dan deplesi adalah bahwa penyusutan biasanya adalah alokasi biaya asset produktif sepanjang waktu, sementara deplesi merupakan alokasi biaya berdasarkan unit yang dieksploitasi dari SDA. Deplesi tergantung dari produksi.
Penurunan Nilai
Bangunan dan sumber daya alam biasanya disusutkan selama masa manfaatnya. Penyusutan berdasarkan prinsip alokasi, yaitu asset berumur panjang yang dialokasikan kepada periode yang bermacam-macam ketika digunakan. Tujuan penyusutan adalah penentuan laba.

Menganalisis asset tetap dan sumber daya Alam
Valuasi asset tetap dan sumber daya alam menekankan objektivitas biaya historis. Namun biaya historis sangat tidak relevan dalam penilaian nilai pengganti atau dalam menentukan kebutuhan asset operasi pad masa depan. Peningkatan nilai asset tetap menjadi sebesar nilai pasar tidak diperbolehkan dalam akuntansi. Namun konservatisme mengizinkan adanya penghapusan nilai karena adanya penurunan nilai yang permanen. Penurunan nilai menghilangkan beban yang terkait dengan aktivitas operasi pada periode di masa depan.

Menganalisis Penyusutan Dan Deplesi
Sebagian besar perusahaan menggunakan asset produktif jangka panjang pada aktivitas operasi mereka, dan pada kasus ini, penyusutan merupakan beban utama. Tantangan bagi analissis berasal dari perbedaan metode alokasi yang digunakan untuk pelaporan keuangan dan tujuan pajak. Tiga kemungkinan yang umum adalah:
1. penggunaan garis lurus baik dalam pelaporan keuangan maupun tujuan pajak.
2. penggunaan garis lurus untuk pelaporan keuangan dan metode dipercepat untuk pajak.
3. penggunaan metode dipercepat baik untuk pelaporan keuangan dan pajak.
Pengungkapan mengenai dampak tiga kemungkinan berbeda ini tidak selalu cukup. Pengungkapan yang cukup mencakup informasi beban penyusutan berdasarkan alternative alokasi.
Menganalisis penyusutan membutuhkan evaluasi kelayakannya, pengukauran yang terkait dengan umur asset tetap yang berguna untuk membandingkan kebijakan penyusutan antarperiode dan antarperusahaan, termasuk:
Rata-rata jangkauan waktu total = Nilai kotor asset bangunan dan perlengkapan/beban penyusutan periode berjalan
Umur rata-rata   = akumulasi penyusutan/beban penyusutan periode berjalan
Umur sisa rata-rata   = nilai bersih asset bangunan dan perlengkapan/beban penyusutan periode berjalan.
Pengukuran lain yang sering kali berguna untuk analisis adalah:
Rata-rata jangkauan waktu total = umur rata-rata + umur sisa rata-rata

Analisis Penurunan Nilai
Tiga masalah analisis yang timbul dari penurunan nilai adalah: (1) evaluasi kelayakan jumlah penurunan nilai, (2) evaluasi kelayakan waktu penurunan nilai, dan (3) analisis efek penurunan nilai terhadap laba.

11 comments:

Thanks for stopping by ^^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...