Monday, November 11, 2013

PENGENALAN ASSET JANGKA PANJANG

Asset jangka panjang merupakan sumber daya yang digunakan untuk menghasilkan penghasilan operasi (atau mengurangi biaya operasi) untuk lebih dari satu periode. Asset jangka panjang dapat berupa asset berwujud atau tak berwujud.
 
Akuntansi Asset Jangka Panjang
Bagian ini menjelaskan konsep asset jangka panjang dan proses kapitalisasi, alokasi, alokasi, dan penurunan nilai.

Kapitalisasi, Alokasi, Dan Penurunan Nilai
Kapitalisasi merupakan proses penangguhan biaya yang terjadi pada periode berjalan, tetapi manfaatnya diharapkan dapat berlangsung selama beberapa periode di masa depan. Alokasi merupakan proses pembebanan biaya tangguhan (asset) secara periodic sepanjang satu atau lebih periode manfaat yang diharapkan. Penurunan nilai merupakan proses penurunan nilai buku asset saat arus kas yang diharapkan tidak lagi cukup untuk menutupi biaya tersisa yang masih tercatat pada neraca.

Kapitalisasi Versus Pembebanan:
Dampak Terhadap Laporan Keuangan Dan Rasio

Kapitalisasi merupakan bagian penting dari akuntansi modern. Kapitalisasi mempengaruhi laporan keuangan dan rasio. Kapitalisasi juga membuat laba menjadi lebih unggul dibandingkan arus kas sebagai pengukuran kinerja keuangan.

Dampak Kapitalisasi Terhadap Laba
Dua dampak kapitalisasi terhadap laba: pertama, kapitalisasi menangguhkan pengakuan biaya. Hal ini berarti kapitalisasi menghasilkan laba yang lebih tinggi selama periode akuisisi namun laba yang lebih rendah pada periode berikutnya jika dibandingkan dengan pembebanan biaya. Kedua, kapitalisasi menghasilkan serial perataan laba.

Dampak Kapitalisasi Terhadap Tingkat Pengembalian Investasi
Kapitalisasi meningkatkan fluktuasi pengukuran laba dan karenanya rasio tingkat pengembalian investasi. Kapitalisasi memengaruhi laba dan basis investasi dari rasio tingkat pengembalian investasi (ROI). Sebaliknya, membebankan biaya asset menghasilkan basis investasi yang lebih rendah dan meningkatkan fluktuasi laba. 

Dampak Kapitalisasi Terhadap Rasio Solvabilitas
Pada pembebanan biaya asset secara langsung, rasio solvabilitas, seperti rasio utang terhadap ekuitas mencerminkan kondisi perusahaan yang lebih buruk dari kondisi sebenarnya. 

Dampak Kapitalisasi Terhadap Arus Kas Operasi
Saat biaya asset dibebankan langsung, biaya dilaporkan sebagai arus kas keluar aktivitas operasi. Sebaliknya, jika asset dikapitalisasi, biaya dilaporkan sebagai arus kas keluar aktivitas investasi.

2 comments:

  1. Menarik ... Adakah lanjutannya? Btw, saya membeli sebuah buku komik belajar akuntansi. Komik ini buat belajar jadi lebih menarik ... Bisa jadi lebih seru :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Akan ada beberapa postingan lagi ttg akuntansi (hasil ngubek2 folder kuliah) ditunggu saja!
      Wah.. Seru tuh kayaknya. Apa judul komiknya?

      Delete

Thanks for stopping by ^^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...