Thursday, May 15, 2014

A Perfect Plan

Assalamu'alaikum...


Setelah sekian lama tidak menyambangi blog, apa kabarnya teman-teman? Ada yang kangen saya? Haha

Kali ini pun saya cuma mau berbagi cerita singkat tentang perfect plan yang saya atur kemarin. Silakan dibaca jika berkenan ^^

Beberapa waktu ini saya memang agak sedikit sok sibuk. Banyak hal yang harus saya kerjakan dalam waktu yang bersamaan. Mengajar di sekolah, di les, konsul, serta mengurus berkas-berkas yang perlu diurus demi mewujudkan salah satu mimpi saya. Meskipun seminggu lalu saya bebas dari kegiatan belajar mengajar karena siswa SMP libur, ternyata hal-hal yang saya targetkan akan selesai tidak tercapai disebabkan beberapa faktor. Jadilah saya memutuskan untuk mengambil satu hari libur tambahan dengan tujuan mulia 'menyelesaikan urusan'.

Karena Selasa dan Kamis adalah jadwal saya mengajar di sekolah, kemarin saya menghubungi seorang teman, Ina, sebagai guru pengganti. Saya perlu ke kampus untuk minta tanda tangan dosen di surat rekomendasi dan legalisir ijazah terjemahan. Saya juga harus ke bank untuk menyetor biaya tes IELTS yang rencananya akan diadakan Juni ini. Saya pun butuh mendaftar di KIES Banda Aceh terkait tes tersebut. Intinya, saya mesti menyelesaikan semua yang saya perlukan demi kelancaran proses meraih mimpi tersebut.

Akhirnya, setelah semua rencana matang, termasuk mendapat kepastian dari teman yang akan menjadi substitute, saya menyadari satu hal penting: angka di kalender berwarna merah

Artinya, saya tidak bisa ke kampus (well, bisa saja, tapi tidak ada gunanya). Saya juga tidak bisa menyetor biaya tes, datang ke kantor KIES pun tidak ada manfaatnya karena kantor tersebut tutup. Saya bisa saja pergi ke sekolah untuk mengajar (iya, sekolah saya tidak libur jika tanggal merahnya bukan karena hari besar Islam), tapi itu tidak adil untuk teman yang sudah saya mintai tolong.

Sambil leyeh-leyeh karena kurang kerjaan, saya chatting dengan teman, Rahima,  yang juga berencana ikut tes IELTS. Darinya saya dapat informasi bahwa besok (16 Mei) adalah batas akhir penyetoran biaya. Kontan saja saya kalang kabut, karena besok juga saya harus mengajar dari jam setengah 10 sampai jam 3. Dia juga yang memberitahu saya apa-apa saja yang perlu disiapkan, termasuk fotokopian KTP dan pas foto. Saya baru saja berniat akan buat pas foto baru dengan latar merah saat chat-nya masuk lagi, 'tapi latar fotonya nggak boleh merah ya'. Saya pun ngakak.

Setelah hampir tengah hari, saya pun memutuskan untuk membuat pas foto warna yang pastinya akan banyak dibutuhkan -mengingat pas foto terakhir saya buat tahun 2009 lalu- sambil berdoa agar ada studio foto yang buka. Alhamdulillah doa saya terkabul. Saya menemukan studio foto yang buka di kawasan Lambaro. Fotografernya langsung menyarankan pakai latar merah karena saya kebetulan sedang pakai jilbab biru. Namun mengingat hasil chatting tadi, saya pun meminta warna biru. Si fotografer pun senyam-senyum.

Saat saya hendak membayar biaya foto dan cuci cetaknya, Si Kakak yang di studio tadi bertanya, "Pas foto buat nikah ya, Kak?"

Meskipun merasa aneh, saya hanya tersenyum sambil menjawab bukan.

"Oh... kirain buat nikah, soalnya nggak boleh pakai merah," lanjutnya lagi.

Tertarik, saya mengulang pernyataannya, "Oh, kalau untuk nikah nggak boleh pakai latar merah ya?"

Si Pemilik studio pun ikut nimbrung, katanya ada pasangan yang udah pakai latar merah harus ambil foto lagi, ganti latarnya.

Saya hanya manggut-manggut sambil tersenyum. Mengingat salah satu cita-cita terpendam saya ialah, jika menikah nanti, saya akan menggunakan warna merah sebagai main theme-nya, haha. Tapi ya, dengan adanya info tadi, saya bisa ganti strategi. Kalau nanti perlu buat pas foto untuk nikah, saya perlu ingat untuk pakai jilbab merah. Jadi walaupun latarnya harus biru, nuansa merahnya akan tetap ada :D.

Wkwkwk

Oke, intinya, walaupun agak kesal karena perfect plan saya hari ini tidak terlaksana akibat ceroboh, saya tetap bersyukur karena mendapat banyak info baru sebagai ganti. Lagipula, segala sesuatu ada hikmahnya kan? Hehe

Sekian saja untuk hari ini, wassalam.

5 comments:

  1. okeh, intinya yg buat alis sedikit terangkat emang ga jauh jauh dari kata nikah, haha
    sibok li hai sampe ga smpat lg ksini :/

    ReplyDelete
  2. Artikelnya seputar dunia cewek yah Mbak Khusna
    Tapi saya juga lelaki terkadang suka dengan keindahan
    Wanita yang cantik menurut pandangan islam. *salam

    ReplyDelete
  3. Hikmahnya sesuatu kali kak ya. :D
    Terus kelanjutannya gmna?

    ReplyDelete
  4. Betul tu setiap yg berlaku ada hikmahnya

    ReplyDelete
  5. curahannya keren kak, ikutan kasihan sama ceritanya wkwk .
    salam kenal :))

    ReplyDelete

Thanks for calling at ^^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...