Wednesday, September 17, 2014

Bad Hair Day

Assalamu'alaikum... Lama ya... haha. Mau cerita sedikit nih :)

Karena minggu lalu saya bisa dikatakan 'liburan' di pulau seberang, mau tidak mau aktivitas minggu ini yang notebene-nya kembali ke rutinitas semula menjadi agak terusik. Contohnya saja kemarin. 

Malam harinya tidur saya agak terganggu akibat banyaknya nyamuk yang menyerbu. Entah dari mana mereka datang. Padahal biasanya tidak sebanyak itu. Jadinya, saya yang share room sama adik bungsu who's sleeping like dead harus terbangun berkali-kali. Puncaknya setelah salat Subuh saya malah kembali tarik selimut :(
Beberapa saat kemudian mamak datang membangunkan. Beliau ingat saya biasanya pergi pagi kalau hari Selasa. "Udah setengah delapan, Kak, masuk jam berapa?" 

Saya langsung terduduk dengan suksesnya. Iya. Saya mengajar jam pertama yang dimulai pukul 07.30 WIB. Ya sudahlah. Kalaupun buru-buru tetap saja akan telat. Saya pun memutuskan untuk bolos jam pertama. Not a good thing...

Siang harinya saya menyibukkan diri dengan memeriksa hasil midterm test mahasiswa matrikulasi UIN Ar-Raniry, rencananya akan saya bagikan ketika masuk di sore hari. Jam tiga sore semuanya selesai. Namun rasa kantuk yang teramat sangat (haha) kembali menyerang. So I decided to take a nap for a while. Bangun setengah empat, siap-siap, jam empat saya sudah melaju ke Darussalam dengan sepmor Supra X ayah saya.

Setelah berkendara tidak jauh dari rumah, saya merasa ada sesuatu yang tertinggal namun tidak tahu apa. Berhubung waktunya sudah mepet sekali, saya pun tidak ambil pusing dan melanjutkan perjalanan. 'Sesuatu' yang tertinggal itu menjadi jelas ketika telah mencapai setengah perjalanan saya melihat kerumunan kendaraan dan beberapa petugas dengan rompi hijau kekuningan, ada razia.

Sebelum pergi ke pulau seberang, saya menitipkan STNK dan SIM kepada mamak dan sepertinya STNK sudah dikembalikan. Saya pun mengecek tas. STNK, ada. SIM... tidak ada. Lima belas menit waktu tersisa sebelum jam masuk. Saya tidak bisa mengambil risiko untuk melewati petugas tanpa diperiksa, lagipula, biasanya saya tenang-tenang saja saat razia karena selalu lengkap. Akhirnya... saya pun memutuskan untuk berbalik arah dan menghubungi mahasiswa bahwa kelas hari tersebut ditiadakan.

Jika saat pergi saya memacu sepmor hingga 100 km/jam, saat pulangnya cukup dengan 50 km/jam. Sudah bolos jam pertama, jam terakhir pun terpaksa di-cancel. It was really a bad day!


3 comments:

Thanks for stopping by ^^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...